Featured

Penampilan Eden Hazard Bersama Madrid Di La Liga Harus Tertunda Akibat Cedera Yang Dialami

Berita terbaru datang dari Eden Hazard dimana dirinya tampil pertama kali bersama Real Madrid di pentas La Liga terpaksa harus mengalami ditundanya karena ia mengalami cedera hamstring.

Hazard dibeli oleh Los Blancos pada musim panas ini. Ia didatangkan dari Chelsea dengan bandrol kisaran sebesar 100 juta euro. Tentu itu merupakan angka yang tidak sedikit.

Zinedine Zidane pun sudah menjajal kemampuannya di semua laga pra musim yang dijalani oleh Madrid. Ia pun dipersiapkan juga untuk menghadapi laga perdana Los Blancos di La Liga 2019-20 melawan Celta Vigo.

Sudah pasti para fans Madrid sudah tak sabar untuk menyaksikan aksi pemain asal Belgia itu di laga resmi. Akan tetapi mereka sekarang harus merima dan gigit jari akibat performa yang tertunda itu.

Tiga-Empat Pekan

Sebab dua hari jelang melakoni laga lawan Celta Vigo, Hazard mengalami cedera pada pahanya. Madrid pun sudah mengkonfirmasikan jika pemain berusia 28 tahun mengalami cedera, dan peristiwa tersebut di sampaikan melalui situs resminya.

“Setelah tes yang dilakukan setelah latihan hari ini pada pemain kami Eden Hazard oleh Real Madrid Medical Services, ia telah didiagnosis dengan cedera otot pada bagian anterior paha kanannya. Pemulihannya akan terus dinilai.” Demikian pernyataan resmi dari Madrid.

Pihak Los Blancos memang tidak mengumumkan berapa lama Hazard bakal absen. Namun beredar kabar bahwa winger berkebangsaan Belgia itu mungkin akan absen sekitar tiga hingga empat pekan. Namun keputusan tersebut belum resmi di keluarkan kita masih tetap sabar menunggu saja ya untuk para fans.

Performa Hazard

Di masa pramusim kemarin, Madrid tercatat sering menuai hasil-hasil negatif. Mereka bahkan sempat dipermak oleh Atletico Madrid sampai memperoleh skor sebanyak 7-3.

Akan tetapi Zidane sendiri mengaku jika dirinya tak kecewa dengan performa anak-anak asuhnya, termasuk Hazard. Ia juga menegaskan yang lebih penting baginya adalah meraih hasil positif di kompetisi resmi.

“Kami bekerja dengan sangat baik pada target pra-musim. Mungkin hasilnya tidak sesuai harapan kami, tetapi hanya itu saja,” ucapnya pada situs resmi Madrid.

“Kami fokus pada kompetisi dan mulai sekarang kami tahu bahwa setiap pertandingan penting dalam setiap kompetisi yang akan kami mainkan. Saya senang dengan Hazard dan para pemain lainnya,” tegas Zidane kepada reporter celfceredigionart.org.

Pertandingan Celta Vigo vs Real Madrid ini akan dihelat di Balaidos. Dan laga ini akan berlangsung pada hari Sabtu tanggal 17 Agustus 2019 pukul 22.00 WIB. Bagaimana hasilnya kita tunggu ya Bolaneters!

Shaqiri Kecewa Tak Di Pilih Banyak Bermain Di Liverpool!

Pemain berusia 27 tahun, Xherdan Shaqiri saat ini merasa sangat kecewa dengan minimnya kesempatan bermain yang didapatnya di Liverpool. Ia sendiri memberikan harapannya agar cepat bisa menemukan solusi atas permasalahan tersebut.

Kalau kita bisa flashback Shaqiri pindah ke Liverpool pada musim panas 2018. Ia didatangkan dari Stoke City dengan biaya yang mencapai 13,5 juta pounds.

Penyerang asal Swiss itu memainkan peran penting untuk The Reds pada awal musim lalu. Namun, kesempatan bermainnya semakin terbatas seiring dengan berjalannya waktu. Performanya tidak seunik dulu awal ia bermain.

Secara keseluruhan, Shaqiri tampil 24 kali di Premier League pada 2018/19. Dari sekian kesempatan itu, total ada 13 di antaranya sebagai pemain pengganti.

Shaqiri melewatkan sebagian besar pramusim Liverpool karena cedera yang sempat ia alami. Namun, ia sempat bermain selama 30 menit melawan Lyon pada akhir Juli.

Shaqiri Kecewa

Shaqiri tercatat hanya bermain 11 menit lamanya dari bangku cadangan di Community Shield melawan Manchester City pada awal bulan ini. Dan ia mengakui jika ia tentu saja tidak senang dengan kesempatan bermain yang didapatnya sejauh ini.

“Saya kecewa karena saya tidak banyak bermain lagi. Tidak ada yang suka duduk di bangku cadangan,” kata Shaqiri kepada Langenthaler Tagblatt.

Cari Solusi

Shaqiri tentu saja ingin mendapat kesempatan bermain yang lebih banyak di bawah asuhan Jurgen Klopp pada musim ini. Ia pribadi pun berharap bisa segera menemukan solusinya yang terbaik agar ia semakin bisa berkarya lewat kemampuannya tersebut.

“Jelas bahwa saya ingin lebih banyak waktu bermain. Saya harus melihat situasinya dan mencari solusinya,” tambahnya.

Liverpool Menang

Liverpool sendiri mengawali kompetisi Premier League 2019/20 dengan hasil yang baik dan positif. Mereka berhasil meraih kesempatan dengan kemenangan perolehan 4-1 atas Norwich City.

Dan kemenangan tersebut membuat Liverpool masih diperhitungkan sebagai pesaing kuat untuk memperebutkan gelar Premier League musim ini.

Chamberlain Tampil Buruk di Laga Liverpool vs Chelsea, Namun Klopp Menilai Itu Normal!

Manajer Liverpool Jurgen Klopp memberikan komentarnya soal buruknya performa pemain berusia 26 tahun, Alex Oxlade-Chamberlain yang di anggap itu adalah hal yang normal karena ia sebelumnya absen lama lalu ketika ia bermain suatu hal yang wajar jika di belum memberikan kemampuannya yang luar baik.

Chamberlain dimainkan oleh Klopp sebagai starter di pertandingan melawan Chelsea di UEFA Super Cup. Ia dimasukkan karena Roberto Firmino sepertinya belum benar-benar fit lalu kemudiaan ia di turunkan oleh sang pelatih.

Chamberlain sendiri ditempatkan di sayap kiri oleh Klopp. Namun sepertinya posisi itu bukanlah pilihan yang tepat untuk dirinya, karena ia justru tampil jelek dan terlihat tidak menguasai posisinya tersebut.

Ia tak terlihat memberikan kontribusi berarti bagi Liverpool pada babak pertama. Dan sampai pada akhirnya setelah turun minum atau istirahat, Klopp menggantikannya dengan pemain berusia 27 tahun, Firmino.

Sisi Positif

Jelang laga lawan Southampton di Premier League, Klopp kembali ditanya soal performa Chamberlain. Menurut manajer asal Jerman itu, Chamberlain tak perlu kecewa karena masih ada hal positif yang bisa dipetik dari performanya saat itu.

“Penampilannya positif, terutama secara fisik,” cetus Klopp pada situs resmi Liverpool.

Jelas sekali sang pelatih menilai dari sisi positif yang memang Klopp tidak ingin mempermasalahkannya lebih-lebih dan ia menambahkan bahwa normal saja bila Chamberlain tak bisa tampil apik. Sebab ia sebelumnya absen selama sekitar semusim setelah mengalami cedera lutut dan alhasil ia pun belum bisa menemukan lagi performa terbaiknya.

“Kita semua tahu Ox, dengan potensi yang dimilikinya, dapat memiliki dampak lebih besar dalam pertandingan itu, tetapi itu normal setelah periode yang lama,” tegasnya kepada tim isbw13.org.

“Mungkin ada masa-masa bagus dalam situasi seperti ini tetapi [bisa juga ada] masa-masa mengecewakan 100 persen karena anda hanya perlu terbiasa dengan semua intensitas dan hal-hal seperti ini,” cetusnya.

Tak Usah Dipikir Lagi

Terlihat jika Chamberlain sendiri tampak tidak bahagia usai diganti. Klopp pun bisa memahami hal tersebut.

Akan tetapi Klopp juga berharap hal tersebut tak usah dipikirkan lagi oleh semua orang dan coba berfikir positif saja jika Chamberlain sudah berusaha. Dengan demikian Chamberlain maupun dirinya bisa fokus untuk menatap masa depan yang lebih baik.

“Ox mungkin tidak terlalu senang bahwa kami menariknya keluar setelah 45 menit. Ia tidak mengatakan apa-apa, tapi saya bisa membayangkannya!”

“Tapi itu tidak berarti apa-apa, hanya saja 45 menit pada intensitas itu, dalam pertandingan itu, babak pertama benar-benar hidup. Saya pikir itu benar-benar layak, jadi sekarang kita harus melanjutkan hidup,” tegasnya.

“Ia harus melanjutkan hidupnya, kita harus melanjutkan hidup kita dan kemudian semuanya akan baik-baik saja,” tutup Klopp.

Liverpool Resmi Beri Kontrak Baru Untuk Pemain Muda Britania Raya ini!

Raksasa Premier League, Liverpool mengumumkan bahwa mereka telah resmi memberikan kontrak baru kepada penyerang muda berusia 18 tahun, Curtis Jones.

Lewat laman resmi mereka, Liverpool menyatakan bahwa Jones berhasil dan resmi telah meneken kontrak baru berdurasi jangka panjang yang sudah di laksanakan pada hari Jumat tanggal 16 Agustus 2019.

Jones dengan usianya yang masih berusia 18 tahun tersebut berhasil membuktikan dengan mendapatkan kesempatan tampil reguler pada tur pramusim yang dilakoni Liverpool beberapa waktu lalu.

Kebahagiaan Curtis Jones

Pria muda ini pun tak bisa menyembunyikan kebahagiaan dan rasa bangganya akan dirinya usai resmi meneken kontrak baru di Liverpool. Maklum, ia adalah seorang putra daerah Liverpool.

“Bagi saya ini sangat berarti. Sebagai putra daerah, impian saya adalah bermain untuk klub menakjubkan ini. Mendapat kepercayaan dari manajer dan staf serta ditawari kontrak baru, saya merasa sangat girang,” ujar Curtis Jones.

“Dalam titik seperti dalam karier saya saat ini, saya rasa sangat penting untuk mengambil keputusan secara perlahan. Namun untuk yang satu ini tentu sebuah keputusan yang mudah. Saya senang telah meneken kontrak dan saya siap berpetualang dari sini,” imbuhnya.

Curtis Jones Di Liverpool

Curtis Jones tercatat pertama kali masuk tim Liverpool U-19 sebelum kemudian sempat dipanggil ke skuat senior asuhan Jurgen Klopp.

Sejauh ini Jones baru mempunyai catatan dengan meraih satu penampilan bersama tim senior Liverpool, tepatnya dalam laga putaran ketiga Piala FA musim lalu melawan Wolverhampton, pada awal bulan Januari 2019 lalu.

Selain itu, Jones juga sempat dimasukkan Klopp ke dalam daftar pemain cadangan untuk tiga laga lain musim lalu.

Manchester United Tawar Christian Eriksen Seharga 50 Juta Pounds

Baru-baru ini kabar yang berhembus datang dari Manchester United dimana ia melancarkan aksi penting jelang penutupan bursa transfer musim panas 2019. Setan Merah mengajukan tawaran senilai 50 juta pounds untuk transfer pemain berusia 27 tahun, Christian Eriksen dari klubnya Tottenham Hotspur.

Kabar dari Manchester United dimana klub ini telah membeli tiga pemain baru di bursa transfer musim panas 2019 ini. Daniel James menjadi nama pertama yang dibeli. James dibeli dari Swansea dengan harga 15 juta pounds.

Setelah itu yang kedua, United membeli pemain berusia 21 tahun, Aaron Wan-Bissaka dengan harga 50 juta pound dari Crystal Palace. Awal pekan ini, daftar yang terakhir United resmi memberi status bek termahal dunia pada Harry Maguire dengan harga 80 juta pounds.

Pasca merampungkan tiga pemain di atas, kini ternyata United mempunyai fokus terbaru yaitu tertuju pada sosok Christian Eriksen pemain yang sudah mempunyai kekasih ini, yuk kita lihat pergerakan United lebih jelas lagi untuk bisa membeli Eriksen.

Manuver Manchester United untuk Beli Christian Eriksen

Jelas saat ini tidak banyak waktu yang dimiliki oleh Manchester United dan klub Premier League lain untuk membeli pemain baru. Bursa transfer musim panas 2019 akan ditutup sebentar lagi pada tanggal 8 Agustus 2019 tinggal menunggu beberapa jam lagi bursa akan resmi di tutup. Sepertinya kesempatan tersebut kemungkinan sangat kecil.

Dan saat ini tidak dalam waktu yang kurang dari 48 jam, United membuat gerakan penting. Dikutip dari Independent, Setan Merah telah membuat tawaran kepada Tottenham. Mereka ingin membeli playmaker Christian Eriksen.

Tawaran yang muncul di berita kabarnya, Manchester United menawarkan harga 50 juta pounds kepada pihak Tottenham. Harga tersebut dinilai sudah sesuai karena kontrak pemain asal Denmark tersebut hanya bersisa satu tahun saja. Dengan tawaran yang di ajukan oleh MU membuat Tottenham sepertinya luluh.

Jika Tottenham tidak melepas Eriksen pada musim panas 2019 ini, dia bisa pindah dengan status bebas transfer musim depan. Tentu saja Tottenham tidak ingin melewatkan tawaran United pun dinilai cukup menguntungkan.

Tottenham Butuh Uang untuk Beli Bruno Fernandes

Sementara itu di balik persoalan yang sedang di alami Christian Eriksen, Tottenham kini juga sedang membutuhkan dana segar dan sepertinya tidak akan melewatkan kesempatan tawaran dari MU ini. Sebab, mereka sedang berupaya untuk menyelesaikan dua pemain transfer sekaligus yaitu Bruno Fernandes dan Paulo Dybala.

Belakangan, nama Bruno Fernandes disebut menjadi satu-satunya transfer yang mungkin diselesaikan Tottenham namanya berhasil berada di urutan pertama. Sebab, Paulo Dybala telah menolak pindah dan memilih bertahan di Juventus. Kesempatannya jelas lebih unggul Bruno Fernandes.

Nah, untuk itu pastinya Tottenham butuh tambahan dana untuk bisa membeli Bruno dari Sporting Lisbon. Salah satu cara yang mungkin bisa ditempuh oleh The Lily White adalah dengan menjual Christian Eriksen ke Manchester United lalu ia akan melakukan pergerakan cepat untuk mendatangkan pemain berusia 24 tahun tersebut.

Barcelona Tawarkan Philippe Coutinho Pada Tiga Klub Inggris

Tidak berhenti sampai situ saja namun Barcelona dilaporkan terus melakukan upaya untuk bisa melepas gelandang serang berusia 27 tahun, Philippe Coutinho. Dan kabar terbarunya yaitu, klub asal Catalan tersebut menawarkannya kepada klub asal Inggris.

Philippe Coutinho diyakini sudah tidak lagi punya masa depan di Barcelona. Statusnya cukup pelik dan menjadi buah bibir banyak orang belakangan ini. Dikarenakan dia tidak masuk dalam rencana pelatih Ernesto Valverde, baik untuk posisi gelandang maupun penyerang.

Pemain asal Brasil tersebut juga sudah tidak mendapatkan dukungan dari para pemain kunci Barcelona. Posisinya saat ini benar-benar membingungkan. Bahkan, karena diklaim yang tidak baik dengan beritanya yang kontroversial, Coutinho juga mendapat hasil dirinya dibenci oleh fans Barcelona.

Barcelona sendiri kabarnya tidak ingin Coutinho menjadi beban tim. Karena itulah upaya untuk melepasnya gencar dilakukan. Tarik kesimpulannya berarti memang Barca sudah fix ingin melepas dirinya. Lalu ada tiga klub Inggris ditawari. Klub mana saja? Simak di bawah ini ya Bolaneters.

Philippe Coutinho Ditawarkan ke Inggris

Mengutip Evening Standard, saat ini pihak Barcelona menawarkan Philippe Coutinho kepada beberapa klub. Secara spesifik, ada tiga klub asal Inggris yang mendapat tawaran untuk menampung pemain 27 tahun. Tiga klub tersebut yakni Arsenal, Manchester United, dan Tottenham Hotspur.

Coutinho juga sempat ditawarkan kepada Liverpool. Akan tetapi, pelatih Liverpool Jurgen Klopp langsung menepisnya. Dia mengaku tidak membutuhkan jasa Coutinho karena sudah punya skuad yang dinilai mumpuni. Justu dengan hadirnya Coutinho di harapkan membawa petaka bagi masa depan klub.

Untuk dua klub lainnya, Arsenal dan Tottenham disebut punya kemungkinan besar untuk menampung Coutinho. Hanya saja, kedua tim tidak mengajukan tawaran pembelian. Mereka hanya ingin meminjam saja.

Dan kabar baik dari pihak Barcelona sendiri diyakini tidak keberatan dengan opsi untuk peminjaman. Bagi mereka, yang penting adalah melepas pemain di posisi gelandang. Sebab, ada surplus pemain di posisi ini.

Harus Bergerak Cepat

Selain memang klub Barcelona ingin menyudahi pemain yang sudah mempunyai dua orang anak ini, Barca harus bergerak cepat jika ingin melepas Philippe Coutinho ke klub asal Inggris. Pasalnya, bursa transfer musim panas 2019 untuk klub-klub asal Inggris memang akan segera ditutup dalam waktu dekat. Sudah tak punya waktu banyak waktu santai.

Sesuai dengan aturan, maka batas akhir pendaftaran pemain Premier League adalah pada hari Kamis tanggal 8 Agustus 2019 tepatnya besok. Artinya, Barcelona dan klub peminat Coutinho hanya punya waktu tidak lebih dari 48 jam ke depan.

Philippe Coutinho tercatat sudah bergabung dengan Barcelona pada awal bulan Januari 2018 tahun lalu tepatnya. Pada musim 2018/19 lalu, pemain asal Brasil ini menunjukkan jika dirinya tidak mampu tampil konsisten. Hanya lima gol yang dia cetak di pentas La Liga. Dan jika dilihat lagi dari pencapaian dirinya gajinya tidak sebanding dengan prestasi yang bisa ia kerjakan untuk itu Barca sudah ingin cepat mengeluarkan dirinya.

Apa Alasan Barcelona Ingin Menjual Philippe Coutinho Kembali Pada Musim Panas Ini?

Spekulasi perihal masa depan pemain berusia 27 tahun, Philippe Coutinho yang memasuki babak baru. Gelandang Barcelona ini dikabarkan terus didekati beberapa klub Premier League seperti Arsenal dan Tottenham Hotspur yang memang sudah menunjukkan ketertarikannya.

Sejak awal bursa transfer ini, masa depan Coutinho terombang-ambing tidak ada kejelasan yang resmi di tunjukkan. Dan kabarnya lagi pimpinan Barca sempat terpecah, sebagian ingin mempertahankan Coutinho, sebagian ingin melepasnya.

Dan menurut beberapa penilaian yaitu faktor performa Coutinho jadi keraguan utama. Sudah satu setengah musim, dia belum benar-benar menyatu dengan permainan Barca. Coutinho bahkan tampak tersesat di Camp Nou. Ia benar-benar terlihat seperti pemain yang linglung.

Setelah itu, ada beberapa opsi bermunculan. Mulai dari pulang ke Liverpool, bergabung dengan PSG atau Manchester United, dan kini pemain yang sudah mempunyai dua orang anak ini sedang didekati Arsenal serta Tottenham Hotspur.

Barca Ingin Menjual Coutinho

Menurut laporan dari analis Sky Sports, Kaveh Solhekol mengaku tidak memahami alasan di balik penjualan Coutinho ini. Tahun lalu Barca mati-matian mendapatkan Coutinho dengan harga tinggi perjuangannya pun tidak mudah sampai membuat sejarah, dan sekarang mereka ingin menjualnya meski merugi.

“Mengapa Barcelona ingin menjual Coutinho, pemain yang mereka datangkan dari Liverpool dengan harga tinggi, saya kira nilainya 142 juta poundsterling?” buka Solhekol.

“Barcelona sudah mendatangkan Antoine Griezmann musim panas ini dan mereka juga ingin mengumpulkan uang untuk mencoba memulangkan Neymar dari PSG.” Ujarnya.

“Jadi, salah satu pemain yang dilihat bisa dilepas adalah Philippe Coutinho,” imbuhnya.

Mendekat ke Tottenham

Di antara banyak klub yang tertarik membeli Coutinho seperti yang tadi kami jelaskan di atas, Tottenham Hotspur lah yang kabarnya muncul sebagai kandidat kuat alias berada di urutan pertama. Kabarnya, Spurs sudah bersepakat dengan Barcelona, dan prosesnya saat ini hanya menunggu persetujuan Coutinho.

“Dia telah ditawarkan pada banyak klub, beberapa klub terbesar di Eropa, dan salah satunya adalah Spurs,” sambung Solhekol.

“Informasi yang kami dapatkan malam ini tanggal 6 Agustus 2019 adalah bahwa Spurs sangat tertarik mendatangkan Coutinho, bahkan saat ini mereka jadi favorit merekrut Coutinho,” pungkasnya.

Ini Dia Satu Kelemahan Dari Harry Maguire Yang Bisa Merugikan Manchester United!

Bek anyar Manchester United berusia 26 tahun, Harry Maguire disebut punya satu kelemahan besar yang beritanya sudah banyak beredar dan katanya bakal merepotkan Setan Merah. Bos MU, Ole Gunnar Solskjaer mungkin bakal fokus mencari cara menutupi kelemahan yang di miliki Maguire pada beberapa pekan ke depan.

MU sudah jelas sudah meresmikan transfer Maguire beberapa hari lalu. Pemain berkebangsaan Britania Raya ini menyandang status bek termahal di dunia usai Setan Merah mengeluarkan sebesar 80 juta poundsterling untuk menaklukkan Leicester City.

Sebagai pembelian terbaik MU musim panas ini, tentu Maguire harus membuktikan diri sesegera mungkin. Dia harus menjawab tantangan bahwa harga mahal selaras dengan kualitas yang di tunjukkan oleh Maguire, dan diharapkan juga bisa memperkukuh pertahanan Setan Merah.

Biar begitu, ternyata pemain berusia 26 tahun ini, Maguire punya satu kelemahan Besar yang bisa jadi masalah. Simak berikut ini yuk apa kira-kira kelemahannya tersebut.

Alasan Membeli Maguire

Mantan pemain MU, Paul McGrath termasuk salah satu pihak yang meragukan pembelian pemain yang sudah mempunyai kekasih ini. MU seharusnya dinilai bisa mendapatkan pemain seperti Kalidou Koulibaly dengan uang sebesar itu untuk mendapatkan Maguire. Tetapi pada akhirnya Maguire yang terpilih.

“Saya lebih senang jika Manchester United membeli Kalidou Koulibaly, bek Napoli itu, daripada Maguire. Namun, saya memahami alasan klub memilih Maguire,” kata McGrath kepada Independent.

“Dia dua tahun lebih muda dan Koulibaly merupakan pemain Senegal, yang mungkin bakal memaksa MU membeli pemain Inggris di posisi lain di mana mereka mungkin membutuhkan pemain penting.” Ujarnya kembali.

Kelemahan Maguire

Ini dia yang buat banyak publik penasaran yaitu kelemahan Maguire. Salah satu nilai plus Maguire adalah berani menggiring bola di wilayah bertahan sendiri. McGrath tahu kemampuan ini penting, tetapi di sisi lain bisa jadi kekurangan besar. Karena jika Maguire kehilangan bola, harus ada pemain MU lain yang mendukungnya di belakang. Hal tersebut tidak balance seharusnya Maguire bisa mengatasinya saat ia juga akan kehilangan bola tetapi ia belum menguasai hal tersebut.

“Saya meyakini MU bakal merancang sistem di belakang untuk menutupi kelemahan besar Maguire – satu kelemahan yang bakal dieksploitasi oleh Man City dan Liverpool,” imbuh McGrath.

“Harry senang membawa bola – kemampuan yang dicari klub-klub top. Namun, ketika taktik ini keliru, dia tidak punya kecepatan seperti Virgil van Dijk atau Raphael Varane untuk kembali merebut bola tersebut.” Ujarnya.

“Jadi harus ada latihan khusus beberapa pekan ke depan supaya bek-bek MU lainnya menyadari situasi tersebut,” tutupnya.