Bek anyar Manchester United berusia 26 tahun, Harry Maguire disebut punya satu kelemahan besar yang beritanya sudah banyak beredar dan katanya bakal merepotkan Setan Merah. Bos MU, Ole Gunnar Solskjaer mungkin bakal fokus mencari cara menutupi kelemahan yang di miliki Maguire pada beberapa pekan ke depan.

MU sudah jelas sudah meresmikan transfer Maguire beberapa hari lalu. Pemain berkebangsaan Britania Raya ini menyandang status bek termahal di dunia usai Setan Merah mengeluarkan sebesar 80 juta poundsterling untuk menaklukkan Leicester City.

Sebagai pembelian terbaik MU musim panas ini, tentu Maguire harus membuktikan diri sesegera mungkin. Dia harus menjawab tantangan bahwa harga mahal selaras dengan kualitas yang di tunjukkan oleh Maguire, dan diharapkan juga bisa memperkukuh pertahanan Setan Merah.

Biar begitu, ternyata pemain berusia 26 tahun ini, Maguire punya satu kelemahan Besar yang bisa jadi masalah. Simak berikut ini yuk apa kira-kira kelemahannya tersebut.

Alasan Membeli Maguire

Mantan pemain MU, Paul McGrath termasuk salah satu pihak yang meragukan pembelian pemain yang sudah mempunyai kekasih ini. MU seharusnya dinilai bisa mendapatkan pemain seperti Kalidou Koulibaly dengan uang sebesar itu untuk mendapatkan Maguire. Tetapi pada akhirnya Maguire yang terpilih.

“Saya lebih senang jika Manchester United membeli Kalidou Koulibaly, bek Napoli itu, daripada Maguire. Namun, saya memahami alasan klub memilih Maguire,” kata McGrath kepada Independent.

“Dia dua tahun lebih muda dan Koulibaly merupakan pemain Senegal, yang mungkin bakal memaksa MU membeli pemain Inggris di posisi lain di mana mereka mungkin membutuhkan pemain penting.” Ujarnya kembali.

Kelemahan Maguire

Ini dia yang buat banyak publik penasaran yaitu kelemahan Maguire. Salah satu nilai plus Maguire adalah berani menggiring bola di wilayah bertahan sendiri. McGrath tahu kemampuan ini penting, tetapi di sisi lain bisa jadi kekurangan besar. Karena jika Maguire kehilangan bola, harus ada pemain MU lain yang mendukungnya di belakang. Hal tersebut tidak balance seharusnya Maguire bisa mengatasinya saat ia juga akan kehilangan bola tetapi ia belum menguasai hal tersebut.

“Saya meyakini MU bakal merancang sistem di belakang untuk menutupi kelemahan besar Maguire – satu kelemahan yang bakal dieksploitasi oleh Man City dan Liverpool,” imbuh McGrath.

“Harry senang membawa bola – kemampuan yang dicari klub-klub top. Namun, ketika taktik ini keliru, dia tidak punya kecepatan seperti Virgil van Dijk atau Raphael Varane untuk kembali merebut bola tersebut.” Ujarnya.

“Jadi harus ada latihan khusus beberapa pekan ke depan supaya bek-bek MU lainnya menyadari situasi tersebut,” tutupnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *