Manchester United Tawar Christian Eriksen Seharga 50 Juta Pounds

Baru-baru ini kabar yang berhembus datang dari Manchester United dimana ia melancarkan aksi penting jelang penutupan bursa transfer musim panas 2019. Setan Merah mengajukan tawaran senilai 50 juta pounds untuk transfer pemain berusia 27 tahun, Christian Eriksen dari klubnya Tottenham Hotspur.

Kabar dari Manchester United dimana klub ini telah membeli tiga pemain baru di bursa transfer musim panas 2019 ini. Daniel James menjadi nama pertama yang dibeli. James dibeli dari Swansea dengan harga 15 juta pounds.

Setelah itu yang kedua, United membeli pemain berusia 21 tahun, Aaron Wan-Bissaka dengan harga 50 juta pound dari Crystal Palace. Awal pekan ini, daftar yang terakhir United resmi memberi status bek termahal dunia pada Harry Maguire dengan harga 80 juta pounds.

Pasca merampungkan tiga pemain di atas, kini ternyata United mempunyai fokus terbaru yaitu tertuju pada sosok Christian Eriksen pemain yang sudah mempunyai kekasih ini, yuk kita lihat pergerakan United lebih jelas lagi untuk bisa membeli Eriksen.

Manuver Manchester United untuk Beli Christian Eriksen

Jelas saat ini tidak banyak waktu yang dimiliki oleh Manchester United dan klub Premier League lain untuk membeli pemain baru. Bursa transfer musim panas 2019 akan ditutup sebentar lagi pada tanggal 8 Agustus 2019 tinggal menunggu beberapa jam lagi bursa akan resmi di tutup. Sepertinya kesempatan tersebut kemungkinan sangat kecil.

Dan saat ini tidak dalam waktu yang kurang dari 48 jam, United membuat gerakan penting. Dikutip dari Independent, Setan Merah telah membuat tawaran kepada Tottenham. Mereka ingin membeli playmaker Christian Eriksen.

Tawaran yang muncul di berita kabarnya, Manchester United menawarkan harga 50 juta pounds kepada pihak Tottenham. Harga tersebut dinilai sudah sesuai karena kontrak pemain asal Denmark tersebut hanya bersisa satu tahun saja. Dengan tawaran yang di ajukan oleh MU membuat Tottenham sepertinya luluh.

Jika Tottenham tidak melepas Eriksen pada musim panas 2019 ini, dia bisa pindah dengan status bebas transfer musim depan. Tentu saja Tottenham tidak ingin melewatkan tawaran United pun dinilai cukup menguntungkan.

Tottenham Butuh Uang untuk Beli Bruno Fernandes

Sementara itu di balik persoalan yang sedang di alami Christian Eriksen, Tottenham kini juga sedang membutuhkan dana segar dan sepertinya tidak akan melewatkan kesempatan tawaran dari MU ini. Sebab, mereka sedang berupaya untuk menyelesaikan dua pemain transfer sekaligus yaitu Bruno Fernandes dan Paulo Dybala.

Belakangan, nama Bruno Fernandes disebut menjadi satu-satunya transfer yang mungkin diselesaikan Tottenham namanya berhasil berada di urutan pertama. Sebab, Paulo Dybala telah menolak pindah dan memilih bertahan di Juventus. Kesempatannya jelas lebih unggul Bruno Fernandes.

Nah, untuk itu pastinya Tottenham butuh tambahan dana untuk bisa membeli Bruno dari Sporting Lisbon. Salah satu cara yang mungkin bisa ditempuh oleh The Lily White adalah dengan menjual Christian Eriksen ke Manchester United lalu ia akan melakukan pergerakan cepat untuk mendatangkan pemain berusia 24 tahun tersebut.

Barcelona Tawarkan Philippe Coutinho Pada Tiga Klub Inggris

Tidak berhenti sampai situ saja namun Barcelona dilaporkan terus melakukan upaya untuk bisa melepas gelandang serang berusia 27 tahun, Philippe Coutinho. Dan kabar terbarunya yaitu, klub asal Catalan tersebut menawarkannya kepada klub asal Inggris.

Philippe Coutinho diyakini sudah tidak lagi punya masa depan di Barcelona. Statusnya cukup pelik dan menjadi buah bibir banyak orang belakangan ini. Dikarenakan dia tidak masuk dalam rencana pelatih Ernesto Valverde, baik untuk posisi gelandang maupun penyerang.

Pemain asal Brasil tersebut juga sudah tidak mendapatkan dukungan dari para pemain kunci Barcelona. Posisinya saat ini benar-benar membingungkan. Bahkan, karena diklaim yang tidak baik dengan beritanya yang kontroversial, Coutinho juga mendapat hasil dirinya dibenci oleh fans Barcelona.

Barcelona sendiri kabarnya tidak ingin Coutinho menjadi beban tim. Karena itulah upaya untuk melepasnya gencar dilakukan. Tarik kesimpulannya berarti memang Barca sudah fix ingin melepas dirinya. Lalu ada tiga klub Inggris ditawari. Klub mana saja? Simak di bawah ini ya Bolaneters.

Philippe Coutinho Ditawarkan ke Inggris

Mengutip Evening Standard, saat ini pihak Barcelona menawarkan Philippe Coutinho kepada beberapa klub. Secara spesifik, ada tiga klub asal Inggris yang mendapat tawaran untuk menampung pemain 27 tahun. Tiga klub tersebut yakni Arsenal, Manchester United, dan Tottenham Hotspur.

Coutinho juga sempat ditawarkan kepada Liverpool. Akan tetapi, pelatih Liverpool Jurgen Klopp langsung menepisnya. Dia mengaku tidak membutuhkan jasa Coutinho karena sudah punya skuad yang dinilai mumpuni. Justu dengan hadirnya Coutinho di harapkan membawa petaka bagi masa depan klub.

Untuk dua klub lainnya, Arsenal dan Tottenham disebut punya kemungkinan besar untuk menampung Coutinho. Hanya saja, kedua tim tidak mengajukan tawaran pembelian. Mereka hanya ingin meminjam saja.

Dan kabar baik dari pihak Barcelona sendiri diyakini tidak keberatan dengan opsi untuk peminjaman. Bagi mereka, yang penting adalah melepas pemain di posisi gelandang. Sebab, ada surplus pemain di posisi ini.

Harus Bergerak Cepat

Selain memang klub Barcelona ingin menyudahi pemain yang sudah mempunyai dua orang anak ini, Barca harus bergerak cepat jika ingin melepas Philippe Coutinho ke klub asal Inggris. Pasalnya, bursa transfer musim panas 2019 untuk klub-klub asal Inggris memang akan segera ditutup dalam waktu dekat. Sudah tak punya waktu banyak waktu santai.

Sesuai dengan aturan, maka batas akhir pendaftaran pemain Premier League adalah pada hari Kamis tanggal 8 Agustus 2019 tepatnya besok. Artinya, Barcelona dan klub peminat Coutinho hanya punya waktu tidak lebih dari 48 jam ke depan.

Philippe Coutinho tercatat sudah bergabung dengan Barcelona pada awal bulan Januari 2018 tahun lalu tepatnya. Pada musim 2018/19 lalu, pemain asal Brasil ini menunjukkan jika dirinya tidak mampu tampil konsisten. Hanya lima gol yang dia cetak di pentas La Liga. Dan jika dilihat lagi dari pencapaian dirinya gajinya tidak sebanding dengan prestasi yang bisa ia kerjakan untuk itu Barca sudah ingin cepat mengeluarkan dirinya.

Apa Alasan Barcelona Ingin Menjual Philippe Coutinho Kembali Pada Musim Panas Ini?

Spekulasi perihal masa depan pemain berusia 27 tahun, Philippe Coutinho yang memasuki babak baru. Gelandang Barcelona ini dikabarkan terus didekati beberapa klub Premier League seperti Arsenal dan Tottenham Hotspur yang memang sudah menunjukkan ketertarikannya.

Sejak awal bursa transfer ini, masa depan Coutinho terombang-ambing tidak ada kejelasan yang resmi di tunjukkan. Dan kabarnya lagi pimpinan Barca sempat terpecah, sebagian ingin mempertahankan Coutinho, sebagian ingin melepasnya.

Dan menurut beberapa penilaian yaitu faktor performa Coutinho jadi keraguan utama. Sudah satu setengah musim, dia belum benar-benar menyatu dengan permainan Barca. Coutinho bahkan tampak tersesat di Camp Nou. Ia benar-benar terlihat seperti pemain yang linglung.

Setelah itu, ada beberapa opsi bermunculan. Mulai dari pulang ke Liverpool, bergabung dengan PSG atau Manchester United, dan kini pemain yang sudah mempunyai dua orang anak ini sedang didekati Arsenal serta Tottenham Hotspur.

Barca Ingin Menjual Coutinho

Menurut laporan dari analis Sky Sports, Kaveh Solhekol mengaku tidak memahami alasan di balik penjualan Coutinho ini. Tahun lalu Barca mati-matian mendapatkan Coutinho dengan harga tinggi perjuangannya pun tidak mudah sampai membuat sejarah, dan sekarang mereka ingin menjualnya meski merugi.

“Mengapa Barcelona ingin menjual Coutinho, pemain yang mereka datangkan dari Liverpool dengan harga tinggi, saya kira nilainya 142 juta poundsterling?” buka Solhekol.

“Barcelona sudah mendatangkan Antoine Griezmann musim panas ini dan mereka juga ingin mengumpulkan uang untuk mencoba memulangkan Neymar dari PSG.” Ujarnya.

“Jadi, salah satu pemain yang dilihat bisa dilepas adalah Philippe Coutinho,” imbuhnya.

Mendekat ke Tottenham

Di antara banyak klub yang tertarik membeli Coutinho seperti yang tadi kami jelaskan di atas, Tottenham Hotspur lah yang kabarnya muncul sebagai kandidat kuat alias berada di urutan pertama. Kabarnya, Spurs sudah bersepakat dengan Barcelona, dan prosesnya saat ini hanya menunggu persetujuan Coutinho.

“Dia telah ditawarkan pada banyak klub, beberapa klub terbesar di Eropa, dan salah satunya adalah Spurs,” sambung Solhekol.

“Informasi yang kami dapatkan malam ini tanggal 6 Agustus 2019 adalah bahwa Spurs sangat tertarik mendatangkan Coutinho, bahkan saat ini mereka jadi favorit merekrut Coutinho,” pungkasnya.

Ini Dia Satu Kelemahan Dari Harry Maguire Yang Bisa Merugikan Manchester United!

Bek anyar Manchester United berusia 26 tahun, Harry Maguire disebut punya satu kelemahan besar yang beritanya sudah banyak beredar dan katanya bakal merepotkan Setan Merah. Bos MU, Ole Gunnar Solskjaer mungkin bakal fokus mencari cara menutupi kelemahan yang di miliki Maguire pada beberapa pekan ke depan.

MU sudah jelas sudah meresmikan transfer Maguire beberapa hari lalu. Pemain berkebangsaan Britania Raya ini menyandang status bek termahal di dunia usai Setan Merah mengeluarkan sebesar 80 juta poundsterling untuk menaklukkan Leicester City.

Sebagai pembelian terbaik MU musim panas ini, tentu Maguire harus membuktikan diri sesegera mungkin. Dia harus menjawab tantangan bahwa harga mahal selaras dengan kualitas yang di tunjukkan oleh Maguire, dan diharapkan juga bisa memperkukuh pertahanan Setan Merah.

Biar begitu, ternyata pemain berusia 26 tahun ini, Maguire punya satu kelemahan Besar yang bisa jadi masalah. Simak berikut ini yuk apa kira-kira kelemahannya tersebut.

Alasan Membeli Maguire

Mantan pemain MU, Paul McGrath termasuk salah satu pihak yang meragukan pembelian pemain yang sudah mempunyai kekasih ini. MU seharusnya dinilai bisa mendapatkan pemain seperti Kalidou Koulibaly dengan uang sebesar itu untuk mendapatkan Maguire. Tetapi pada akhirnya Maguire yang terpilih.

“Saya lebih senang jika Manchester United membeli Kalidou Koulibaly, bek Napoli itu, daripada Maguire. Namun, saya memahami alasan klub memilih Maguire,” kata McGrath kepada Independent.

“Dia dua tahun lebih muda dan Koulibaly merupakan pemain Senegal, yang mungkin bakal memaksa MU membeli pemain Inggris di posisi lain di mana mereka mungkin membutuhkan pemain penting.” Ujarnya kembali.

Kelemahan Maguire

Ini dia yang buat banyak publik penasaran yaitu kelemahan Maguire. Salah satu nilai plus Maguire adalah berani menggiring bola di wilayah bertahan sendiri. McGrath tahu kemampuan ini penting, tetapi di sisi lain bisa jadi kekurangan besar. Karena jika Maguire kehilangan bola, harus ada pemain MU lain yang mendukungnya di belakang. Hal tersebut tidak balance seharusnya Maguire bisa mengatasinya saat ia juga akan kehilangan bola tetapi ia belum menguasai hal tersebut.

“Saya meyakini MU bakal merancang sistem di belakang untuk menutupi kelemahan besar Maguire – satu kelemahan yang bakal dieksploitasi oleh Man City dan Liverpool,” imbuh McGrath.

“Harry senang membawa bola – kemampuan yang dicari klub-klub top. Namun, ketika taktik ini keliru, dia tidak punya kecepatan seperti Virgil van Dijk atau Raphael Varane untuk kembali merebut bola tersebut.” Ujarnya.

“Jadi harus ada latihan khusus beberapa pekan ke depan supaya bek-bek MU lainnya menyadari situasi tersebut,” tutupnya.